ENSIKLOPEDIA DIGITAL · MEMORIA WONOGIRI

Wonogiripedia

Jendela menuju kekayaan sejarah, tokoh, tempat, budaya, kuliner, dan alam Kabupaten Wonogiri — dari masa Pangeran Sambernyawa hingga warisan modern.

Semua Entry

Menampilkan 12 dari 101 entry
Tokoh

Drs. H. Oemarsono — Bupati Wonogiri dan Gubernur Lampung

Drs. H. Oemarsono pernah memimpin Wonogiri pada periode 1985–1995 dan kemudian berkarier sebagai Wakil Gubernur serta Gubernur Lampung.

1940–2022 Wonogiri; Lampung
Baca
Tokoh

H. Begug Poernomosidi — Bupati Wonogiri 2000–2010

H. Begug Poernomosidi adalah Bupati Wonogiri periode 2000–2010 dan dikenal sebagai tokoh pemerintahan daerah pada masa awal reformasi dan otonomi daerah.

2000–2010 Kabupaten Wonogiri
Baca
Tokoh

H. Danar Rahmanto — Bupati Wonogiri 2010–2015

H. Danar Rahmanto adalah Bupati Wonogiri periode 2010–2015, tokoh pemerintahan daerah yang memimpin pada fase penguatan pembangunan dan pelayanan pascareformasi.

1965–sekarang Kabupaten Wonogiri
Baca
Tokoh

Joko Sutopo (Jekek) — Bupati Wonogiri 2016–2025

Joko Sutopo atau Jekek adalah Bupati Wonogiri periode 2016–2025 yang dikenal dekat dengan masyarakat dan membawa sejumlah program pembangunan daerah.

1970-an–sekarang Kabupaten Wonogiri
Baca
Tokoh

Setyo Sukarno — Bupati Wonogiri 2025–2030

Setyo Sukarno adalah Bupati Wonogiri periode 2025–2030, sebelumnya dikenal sebagai tokoh legislatif daerah dan Ketua DPRD Kabupaten Wonogiri.

1966–sekarang Kabupaten Wonogiri
Baca
Tokoh

K.R.M.T. Warso Adiningrat — Bupati Pertama Wonogiri

K.R.M.T. Warso Adiningrat dikenal sebagai Bupati Wonogiri pertama setelah perubahan status wilayah Wonogiri menjadi kabupaten pada masa Praja Mangkunegaran.

1917–masa Swapraja Mangkunegaran Kabupaten Wonogiri
Baca
Sejarah

Sendang Siwani Singodutan: Mata Air Kemenangan Pangeran Sambernyawa

Sendang Siwani di Desa Singodutan, Selogiri, adalah petilasan Pangeran Sambernyawa yang diyakini sebagai sumber kekuatan saat bergerilya melawan VOC. Air sendang ini dipercaya memulihkan semangat prajurit yang lelah dan kalah.

±1742–1757 Desa Singodutan, Kec…
Baca
Sejarah

Tugu Pusaka Selogiri: Penjaga Kyai Totok dan Nyai Jaladara

Tugu Pusaka di depan Kantor Kecamatan Selogiri menyimpan dua pusaka Kabupaten Wonogiri: Tombak Kyai Totok dan Keris Nyai Jaladara. Pusaka ini dijamasi setiap bulan Suro di Waduk Gajah Mungkur sebagai ritual tahunan.

±1741 (pusaka) – sekarang Depan Kantor Kecamat…
Baca
Sejarah

Sembuyan: Tanah "Kutuk Kalung Kendho" di Wonogiri Selatan

Sembuyan adalah nama lama wilayah Wonogiri selatan yang kini menjadi Kecamatan Baturetno dan Wuryantoro. Disebut "Kutuk Kalung Kendho" oleh Pangeran Sambernyawa karena karakter rakyatnya yang penurut dan patuh pada pemimpin.

±1741 – sekarang Kecamatan Baturetno …
Baca
Sejarah

Kawedanan Gunung Wonogiri 1847: R.Ng. Joyosudarso, Wedono Pertama

Pada tahun 1847, wilayah Wonogiri ditetapkan sebagai Kawedanan (onderregent) di bawah Praja Mangkunegaran. R.Ng. Joyosudarso menjadi Wedono Gunung Wonogiri pertama dan menjadi titik awal struktur pemerintahan modern di Wonogiri.

1847 Kawedanan Wonogiri, …
Baca
Sejarah

Pemecahan Kawedanan Gunung 1875: Lahirnya Kawedanan Baturetno

Atas permohonan R.Ng. Joyosudarso, pada tahun 1875 Kawedanan Gunung Wonogiri dipecah menjadi dua: Kawedanan Gunung Wonogiri (Keduang, Honggobayan, Nglaroh) dan Kawedanan Gunung Baturetno (wilayah selatan). Inilah cikal bakal otonomi wilayah selatan Wonogiri.

1875 – 1892 Kawedanan Gunung Won…
Baca
Sejarah

Pembangunan Jalan Wonogiri–Pracimantoro 1913: Era Modernisasi Kolonial

Pada tahun 1913, Praja Mangkunegaran bekerja sama dengan Pemerintah Hindia Belanda menyelesaikan jalan Wonogiri–Wuryantoro–Eromoko–Pracimantoro yang bisa dilalui kereta kuda. 11 jembatan modern dibangun bersamaan untuk menghubungkan wilayah barat-daya Wonogiri.

1912 – 1916 Wonogiri – Wuryantor…
Baca