ENSIKLOPEDIA DIGITAL · MEMORIA WONOGIRI

Wonogiripedia

Jendela menuju kekayaan sejarah, tokoh, tempat, budaya, kuliner, dan alam Kabupaten Wonogiri — dari masa Pangeran Sambernyawa hingga warisan modern.

Semua Entry

Menampilkan 12 dari 101 entry
Alam

Air Terjun & Goa Tersembunyi di Wonogiri

Selain karst dan pantai, Wonogiri menyimpan air terjun cantik dan goa-goa eksotis yang masih perawan. Cocok untuk petualang dan pecinta alam off-the-beaten-path.

Tersebar di berbagai…
Baca
Sejarah

Punggowo Baku Kawandoso Joyo: 40 Perwira Setia Pangeran Sambernyawa

Punggowo Baku Kawandoso Joyo adalah 40 perwira inti yang menjadi tulang punggung perjuangan Pangeran Sambernyawa di Nglaroh. Mereka direkrut dari pasukan inti yang setia, dipimpin oleh Kyai Wiradiwangsa sebagai Patih.

1741 Dusun Nglaroh, Selog…
Baca
Sejarah

Masa Kolonial Belanda di Wonogiri

Pada masa kolonial Belanda, Wonogiri menjadi medan perjuangan Raden Mas Said melawan VOC. Setelah Perjanjian Salatiga 1757, Wonogiri menjadi bagian dari wilayah Mangkunegaran di bawah pengawasan Belanda.

Abad 18-20
Baca
Tempat

Pantai Sembukan — Pantai Spiritual Selatan

Pantai Sembukan di pesisir selatan Wonogiri dikenal sebagai pantai spiritual yang sering dijadikan tempat upacara adat. Lokasinya yang terpencil dan tebing karst dramatis menjadikannya destinasi unik.

Kecamatan Paranggupi…
Baca
Tokoh

Soedjarwo — Menteri Kehutanan Era Soekarno & Soeharto

Putra Wonogiri yang dua kali menjabat Menteri Kehutanan Indonesia (1964-1966 dan 1983-1988).

Menjabat 1964-1966, 1983-1988
Baca
Budaya

Pasukan Wanita Estri Ladrang Mangungkung

Salah satu pasukan tempur wanita pertama dalam sejarah Jawa, dibentuk oleh KGPAA Mangkunegoro I (Pangeran Sambernyawa) — pendekatan revolusioner pada abad ke-18.

Abad ke-18 (1741-1795)
Baca
Kuliner

Emping Melinjo Pracimantoro

Camilan keripik dari biji melinjo (gnetum gnemon) yang khas dari Pracimantoro. Rasa pahit-gurih yang unik menjadi pendamping sempurna nasi atau cemilan sendiri.

Baca
Sejarah

Pembagian 5 Wilayah Strategis Pangeran Sambernyawa di Wonogiri

Setelah pemerintahan terbentuk, Pangeran Sambernyawa membagi wilayah Wonogiri menjadi lima daerah strategis: Nglaroh, Sembuyan, Wiroko, Keduwang, dan Honggobayan. Tiap wilayah punya karakter masyarakat berbeda yang dimanfaatkan sebagai strategi kepemimpinan.

±1741–1757 Kabupaten Wonogiri
Baca
Tempat

Wisata Kahyangan Dlepih — Petilasan Sakral

Wisata Kahyangan di Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, merupakan petilasan spiritual yang ramai dikunjungi saat pergantian tahun baru Islam atau Jawa untuk tirakat.

Desa Dlepih, Kecamat…
Baca
Tokoh

Tan Khoen Swie — Penerbit Jawa Kelahiran Wonogiri

Tan Khoen Swie adalah tokoh penerbitan kelahiran Wonogiri yang berperan besar dalam penyebaran literatur, serat, kebatinan, pengetahuan, dan budaya Jawa pada awal abad ke-20.

1880-an/1890-an–1953 Wonogiri; Kediri
Baca
Tokoh

Mbah Sadiman — Pejuang Penghijauan Wonogiri

Mbah Sadiman adalah tokoh lingkungan dari Bulukerto, Wonogiri, yang dikenal karena menghijaukan perbukitan dan menjaga sumber air melalui penanaman pohon beringin.

1952–sekarang Bulukerto, Wonogiri
Baca
Tokoh

Ki Ageng Widyanto Suryo Buwono — Pelopor Bakso Lapangan Tembak

Ki Ageng Widyanto Suryo Buwono adalah pengusaha asal Wonogiri yang merintis usaha bakso dari pikulan hingga berkembang menjadi jaringan usaha kuliner dikenal luas.

1949–2011 Wonogiri; Jakarta
Baca