Museum Karst Indonesia (MKI) di Wonogiri dikenal sebagai museum karst terbesar di Asia Tenggara. Bangunan berbentuk limas yang berdiri megah ini terletak di Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro — sekitar 45 km dari pusat Kota Wonogiri.
Sejarah Pendirian
Museum mulai dibangun pada pertengahan 2008 di atas lahan seluas 3,61 hektar (kompleks total mencapai 25 hektar) atas inisiatif Kementerian ESDM (Departemen Energi & Sumber Daya Mineral) dan Badan Geologi. Pembangunan merupakan respons atas instruksi Presiden RI untuk pengembangan potensi wisata di kawasan karst Indonesia.
Tiga Lantai, Tiga Tema
Bangunan museum berbentuk piramida tiga lantai, masing-masing membawa tema khusus:
- Lantai Dasar — Karst untuk Kehidupan: alat budaya, diorama, dan kerangka manusia prasejarah
- Lantai 1 — Karst untuk Ilmu Pengetahuan: peta karst dunia, proses pembentukan karst, fenomena karst Indonesia, replika manusia kerdil Flores
- Lantai 2 — Auditorium untuk pemutaran film dokumenter dan pertemuan ilmiah
Tujuh Goa Sekitar Museum
Museum dikelilingi oleh tujuh goa karst yang dapat dieksplorasi:
- Goa Tembus
- Goa Potro-Bunder
- Goa Gilap
- Goa Mrica
- Goa Sapen
- Goa Sonya Wuri
- Goa Sodong
Bagian dari Geopark Gunung Sewu
Museum ini mendukung pengembangan Geopark Gunung Sewu yang telah ditetapkan sebagai situs warisan dunia UNESCO (Asia Pacific Geopark Global Network) di Sanin, Kaigan, Jepang pada 19 September 2015.
Jam Operasional & Tiket
Museum buka pukul 08.00–18.00 WIB dengan tiket masuk sangat terjangkau. Cocok untuk wisata edukasi keluarga, pelajar, peneliti, hingga geolog amatir.