Kabupaten Wonogiri terletak di bagian tenggara Provinsi Jawa Tengah, berbatasan dengan empat wilayah administratif berbeda. Karakteristik geografisnya yang unik membentuk identitas masyarakat dan ekonominya hingga kini.
Letak Astronomis
- Lintang: 7°32' – 8°15' Lintang Selatan (LS)
- Bujur: 110°41' – 111°18' Bujur Timur (BT)
Luas Wilayah
182.236,02 hektar atau sekitar 5,59% dari luas wilayah Provinsi Jawa Tengah — menjadikan Wonogiri salah satu kabupaten terluas di Jateng.
Batas Wilayah
- Utara: Kabupaten Karanganyar (Jawa Tengah) dan Kabupaten Sukoharjo (Jawa Tengah)
- Timur: Kabupaten Magetan dan Kabupaten Ponorogo (Jawa Timur), serta Kabupaten Pacitan (Jawa Timur)
- Selatan: Samudra Hindia
- Barat: Kabupaten Gunungkidul (Daerah Istimewa Yogyakarta)
Pembagian Administratif
Kabupaten Wonogiri terdiri dari:
- 25 Kecamatan
- 251 Desa/Kelurahan
- Lebih dari 2.000 Dusun/Lingkungan
Topografi
Topografi Wonogiri sangat bervariasi:
- Datar (kemiringan 0-2%): Sangat sedikit, terutama di sekitar Waduk Gajah Mungkur dan dataran utara
- Bergelombang (kemiringan 2-15%): 7.865 hektar, sebagian besar wilayah Wonogiri
- Curam (kemiringan 15-40%): 237 hektar, terdapat di Karangtengah, Tirtomoyo, Jatiroto, Girimarto, Jatipurno, Giriwoyo, Batuwarno, Slogohimo, Bulukerto, Puhpelem, Purwantoro, Kismantoro
- Sangat curam (kemiringan >40%): 96 hektar di Slogohimo, Puhpelem, Karangtengah, Purwantoro, Kismantoro
Karakteristik Tanah
Jenis tanah di Wonogiri:
- Regosol — tanah muda dari endapan gunung api
- Andosol — tanah subur dari abu vulkanik
- Grumosol — tanah berat berliat
- Mediteran — tanah kapur tropis
- Latosol — tanah merah subur
Daerah Aliran Sungai (DAS)
Wonogiri dilalui oleh beberapa DAS penting:
- DAS Bengawan Solo — sungai terpanjang di Pulau Jawa, dibendung jadi Waduk Gajah Mungkur
- DAS Sungai Keduwang — sungai utama wilayah Wonogiri Timur
- DAS Sungai Wiroko — sungai wilayah selatan