KEGIATAN

Jaga Arsip, Lestarikan Sejarah: Dinas Kearsipan Wonogiri Lakukan Laminasi Peta Desa Karangtengah

Rabu, 7 Oktober 2026 90 dibaca

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri melaksanakan kegiatan laminasi arsip Letter C Desa Karangtengah, Kecamatan Karangtengah, pada 7 Oktober 2026 sebagai upaya pelestarian arsip desa menggunakan tissue Jepang. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap dengan fokus pada laminasi peta desa untuk menjaga kondisi fisik dan melestarikan nilai sejarah arsip bagi generasi mendatang.

Wonogiri - Dalam rangka menjaga kelestarian arsip yang memiliki nilai sejarah dan administratif, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri melaksanakan kegiatan laminasi arsip Letter C Desa di Desa Karangtengah, Kecamatan Karangtengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian arsip desa agar informasi penting yang terkandung di dalamnya tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Arsip Letter C Desa merupakan salah satu jenis arsip yang memiliki nilai penting dalam merekam informasi administrasi pertanahan dan perjalanan sejarah suatu desa. Arsip ini dapat memuat informasi yang berkaitan dengan pencatatan tanah serta menjadi bagian dari dokumentasi pemerintahan desa pada masa lampau. Oleh karena itu, keberadaan dan kondisi fisik arsip perlu mendapatkan perhatian khusus agar informasi yang terkandung di dalamnya tidak hilang akibat kerusakan maupun penurunan kualitas bahan arsip.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaga kondisi fisik arsip adalah melalui kegiatan laminasi. Laminasi arsip merupakan tindakan konservasi yang dilakukan dengan memberikan lapisan pelindung menggunakan bahan tertentu, salah satunya tissue Jepang. Bahan ini dikenal luas dalam konservasi kertas karena memiliki karakteristik yang sesuai untuk membantu memperkuat bagian arsip yang rapuh atau mengalami kerusakan. Pelaksanaan laminasi perlu memperhatikan kondisi fisik dan karakteristik arsip agar proses pelestarian dapat dilakukan secara tepat. Kegiatan laminasi arsip Letter C Desa di Desa Karangtengah dilaksanakan secara bertahap.

Pada pelaksanaan tanggal 7 Oktober 2026, kegiatan difokuskan pada laminasi peta desa. Peta desa merupakan salah satu arsip yang penting karena menyimpan informasi mengenai gambaran wilayah desa dan dapat menjadi sumber informasi untuk memahami kondisi wilayah pada masa lampau. Keberadaan peta tersebut memiliki nilai historis yang perlu dijaga agar tetap dapat dipelajari dan dimanfaatkan oleh generasi berikutnya. Melalui proses laminasi ini, diharapkan kondisi fisik peta desa dapat diperkuat sehingga lebih terlindungi dari risiko kerusakan akibat penanganan maupun faktor lingkungan. Selain menjaga keberadaan fisik arsip, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan nilai informasi dan sejarah yang terkandung dalam dokumen tersebut. Dengan demikian, arsip tidak hanya dipandang sebagai dokumen administratif, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan yang merekam perjalanan dan perkembangan suatu wilayah.

Pelestarian arsip desa memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa serta menjaga memori kolektif masyarakat. Arsip yang terawat dapat menjadi sumber informasi bagi pemerintah desa dalam menelusuri catatan masa lalu, sekaligus memberikan gambaran mengenai sejarah dan perkembangan wilayah. Oleh karena itu, upaya pelestarian perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kaidah kearsipan dan prinsip konservasi yang sesuai.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri terus mendorong peningkatan kesadaran akan pentingnya pemeliharaan dan pelestarian arsip, termasuk arsip yang tersimpan di lingkungan pemerintah desa. Melalui kegiatan laminasi arsip Letter C Desa Karangtengah, diharapkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga arsip bernilai sejarah semakin meningkat, sehingga arsip dapat terus terpelihara dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud komitmen dalam menjaga kelestarian arsip sebagai sumber informasi, bukti pertanggungjawaban, serta warisan sejarah yang perlu dilindungi. Dengan pelestarian yang dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, arsip desa diharapkan tetap terjaga keutuhan informasi dan nilai historisnya untuk diwariskan kepada generasi mendatang.