Tidak ada kunjungan ke Waduk Gajah Mungkur yang lengkap tanpa menyantap nila bakar atau nila goreng di warung-warung tepi waduk. Ini bukan sekadar makan ikan biasa—ini pengalaman kuliner yang dipadu dengan pemandangan waduk seluas 8.800 hektar, angin sepoi, dan aroma bakaran yang menggiurkan.
Ikan Segar dari Keramba Apung
Yang membuat kuliner ini istimewa adalah kesegaran bahan bakunya. Ikan nila yang disajikan di warung-warung WGM bukan ikan yang diangkut jauh—melainkan ikan yang dipanen langsung dari keramba apung (karamba) di perairan WGM pada pagi hari, lalu disajikan segar di meja makan siang dan sore.
Pemilik Warung Makan Manunggal, Soekatno Hiropranoto, menyebut: "Kalau di sini nila didapat dari keramba di perairan WGM. Kalau di luar keramba banyak ikan patin dan tawes." Rata-rata dibutuhkan puluhan kilogram ikan nila per hari untuk memenuhi permintaan wisatawan.
Cara Memasak
Nila Bakar:
- Ikan dibersihkan, diberi sayatan di bagian daging agar bumbu meresap.
- Dimarinasi dengan bumbu khas Jawa: bawang putih, kunyit, ketumbar, kemiri, garam, gula jawa.
- Dibakar di atas arang kayu dengan api sedang, dibolak-balik perlahan.
- Di saat-saat terakhir dilumuri kecap manis + cabai agar keluar lapisan karamel gurih.
Nila Goreng:
- Ikan dilumuri kunyit, bawang putih, dan garam, diamkan 15 menit.
- Digoreng dengan minyak panas hingga kulitnya renyah keemasan sementara dagingnya tetap lembut.
- Disajikan dengan lalapan (kemangi, mentimun, kol) dan sambal terasi.
Ikan Lain yang Tersedia
Selain nila, wisatawan juga bisa menikmati:
- Ikan patin/jambal — dari tangkapan liar di luar keramba, dagingnya lembut dan berlemak
- Ikan bader (tawes) — ikan tipis berduri banyak, tapi gurih
- Wader — ikan kecil renyah yang digoreng kering, cocok sebagai camilan
- Udang — didatangkan dari luar daerah, tersedia di beberapa warung
Warung Legendaris di Tepi WGM
Beberapa warung makan di kawasan WGM yang terkenal:
- Warung Makan Manunggal — salah satu yang paling sering disebut wisatawan
- Deretan warung di Jalan Sendang — puluhan warung berjejer dengan pemandangan waduk
- Area Sendang Asri — warung dalam kompleks taman rekreasi WGM
Pengalaman Kuliner Unik
Yang tidak bisa digantikan dari makan di tepi WGM adalah atmosfernya: angin segar dari perairan, pemandangan perahu nelayan yang berlayar, suara air, dan siluet Gunung Gajah Mungkur di kejauhan. Pengalaman ini yang membuat wisatawan selalu kembali—bukan hanya karena ikannya, tetapi karena momen makan yang tak terlupakan.