Bunda Literasi Kabupaten adalah figur penggerak utama dalam menumbuhkan budaya baca dan literasi di seluruh wilayah Kabupaten Wonogiri.
Gerakan literasi adalah gerakan yang lahir dari kasih sayang — kasih sayang seorang ibu yang ingin melihat anak-anaknya cerdas, berkarakter, dan berdaya. Karena itu, setiap langkah kecil yang dilakukan oleh Bunda Literasi di kecamatan memiliki arti besar bagi kemajuan Wonogiri.
Melalui kolaborasi bersama Bunda Literasi Kecamatan, Pemerintah Kabupaten Wonogiri berkomitmen memperkuat ekosistem literasi melalui pembentukan pojok baca, kelas literasi digital, pendampingan perpustakaan desa, dan kampanye Gerakan Gemar Membaca, serta kegiatan kolaborasi dengan PKK.
Kami berkomitmen untuk mendukung gerakan Literasi sebagai bagian upaya bersama mendukung program Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah, untuk memajukan literasi dan budaya membaca pada masyarakat Jawa Tengah. Sekaligus mendukung program Presiden Republik Indonesia.SALAM LITERASI !
Halaman di bawah ini memuat profil dan rangkuman kegiatan Bunda Literasi dari 25 kecamatan se-Kabupaten Wonogiri.
Pilih Bunda Literasi kecamatan untuk melihat profil dan data kegiatan literasi.
Bunda literasi girimarto
Rekap kegiatan literasi yang telah dilakukan di kecamatan ini.
Pertemuan Poktan Usaha Makmur: Mengembangkan Literasi Pertanian, Ekonomi, dan Sosial bagi Petani Dusun Tambak Wetan
Pertemuan rutin Kelompok Tani Usaha Makmur Dusun Tambak Wetan, Desa Tambakmerang, kembali dilaksanakan pada Senin Wage pukul 10.00 WIB hingga selesai. Selain membahas agenda utama mengenai pengelolaan pertanian konvensional yang selama ini menjadi tumpuan mata pencaharian warga, diskusi kali ini juga menyinggung persoalan penting terkait menurunnya minat generasi muda terhadap dunia pertanian. Para petani yang sebagian besar sudah berusia lanjut menyampaikan kekhawatiran mereka tentang masa depan lahan pertanian yang diwariskan turun-temurun, khawatir tidak ada lagi penerus yang mampu menjaga keberlanjutan sektor ini.
Dalam kesempatan tersebut, Bu Camat mencoba menghadirkan sudut pandang baru dengan memperkuat literasi pertanian para peserta pertemuan, khususnya dalam memetakan peluang komoditas non-konvensional yang lebih sesuai dengan minat dan karakter generasi muda. Saya menjelaskan bahwa pertanian tidak harus terbatas pada padi, jagung, atau palawija, tetapi dapat berkembang melalui inovasi seperti hortikultura modern, tanaman herbal, urban farming, hingga budidaya komoditas bernilai tinggi yang lebih dekat dengan gaya hidup dan preferensi anak muda.
Selain itu, penguatan literasi ekonomi juga penting agar masyarakat memahami bahwa pertanian modern dapat membuka peluang usaha baru, menciptakan nilai tambah, serta memberikan prospek pendapatan yang lebih menjanjikan ketika dikelola dengan pendekatan kewirausahaan. Melalui dialog yang hangat, terkembang pula literasi sosial di mana para petani menyadari perlunya membangun komunikasi lintas generasi, membuka ruang partisipasi bagi anak muda, dan menjaga kesinambungan kehidupan sosial-ekonomi desa melalui sektor pertanian.
Meskipun tantangan regenerasi petani tidaklah ringan, kami meyakini bahwa setiap peluang layak untuk dicoba. Dengan memperkuat pemahaman, membuka wawasan baru, dan menumbuhkan semangat kolaboratif, diharapkan pertanian di Desa Tambakmerang dapat terus berlanjut, berkembang, dan kembali diminati oleh generasi penerusnya.
Bunda Literasi kecamatan dapat mengirimkan kegiatan terbaru melalui formulir ini. Data akan direview oleh admin.
Untuk melihat kegiatan literasi oleh Bunda Literasi Kecamatan se – Kabupaten Wonogiri silahkan klik Tombol di bawah ini :
Untuk membaca pedoman kegiatan Literasi oleh Bunda Literasi di Kabupaten Wonogiri, silahkan baca “Buku Pedoman” di bawah ini :