Bunda Literasi Kabupaten adalah figur penggerak utama dalam menumbuhkan budaya baca dan literasi di seluruh wilayah Kabupaten Wonogiri.
Gerakan literasi adalah gerakan yang lahir dari kasih sayang — kasih sayang seorang ibu yang ingin melihat anak-anaknya cerdas, berkarakter, dan berdaya. Karena itu, setiap langkah kecil yang dilakukan oleh Bunda Literasi di kecamatan memiliki arti besar bagi kemajuan Wonogiri.
Melalui kolaborasi bersama Bunda Literasi Kecamatan, Pemerintah Kabupaten Wonogiri berkomitmen memperkuat ekosistem literasi melalui pembentukan pojok baca, kelas literasi digital, pendampingan perpustakaan desa, dan kampanye Gerakan Gemar Membaca, serta kegiatan kolaborasi dengan PKK.
Kami berkomitmen untuk mendukung gerakan Literasi sebagai bagian upaya bersama mendukung program Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah, untuk memajukan literasi dan budaya membaca pada masyarakat Jawa Tengah. Sekaligus mendukung program Presiden Republik Indonesia.SALAM LITERASI !
Halaman di bawah ini memuat profil dan rangkuman kegiatan Bunda Literasi dari 25 kecamatan se-Kabupaten Wonogiri.
Pilih Bunda Literasi kecamatan untuk melihat profil dan data kegiatan literasi.
Bunda Literasi Kecamatan Jatisrono adalah sosok penggerak literasi yang berkomitmen mendukung gerakan membaca, menulis, dan belajar sepanjang hayat di lingkungan kecamatan. Bersama sekolah, perpustakaan, pemerintah desa, dan komunitas, beliau mendorong terciptanya budaya literasi yang ramah anak, ramah keluarga, dan ramah masyarakat. Dengan semangat keteladanan, Bunda Literasi aktif mengajak warga untuk memanfaatkan perpustakaan, pojok baca, dan ruang-ruang belajar lainnya sebagai pusat kegiatan positif. Harapannya, masyarakat Jatisrono semakin cakap membaca, memahami informasi, dan memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hidup
Rekap kegiatan literasi yang telah dilakukan di kecamatan ini.
Bunda Literasi Kecamatan Jatisrono bersama Ketua TP PKK Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Jatisrono mengikuti Rapat Koordinasi (Rakon) Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan secara daring
Bunda Literasi Kecamatan Jatisrono bersama Ketua TP PKK Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Jatisrono mengikuti Rapat Koordinasi (Rakon) Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan secara daring. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya literasi sebagai fondasi utama peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini hingga masyarakat luas.
Melalui rakon ini, Bunda Literasi dan para Ketua TP PKK mendapatkan penguatan wawasan mengenai peran strategis literasi dalam membentuk karakter, pola pikir, serta kemampuan berpikir kritis generasi penerus. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai kecakapan hidup yang mencakup literasi digital, literasi numerasi, literasi budaya, dan literasi keluarga yang dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu rumah.
Kegiatan ini menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Generasi Emas 2045 tidak dapat dilepaskan dari keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Bunda Literasi bersama TP PKK di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan diharapkan menjadi motor penggerak yang mampu mengajak keluarga dan masyarakat untuk membiasakan kegiatan membaca, berdiskusi, serta mendampingi anak-anak dalam proses belajar yang menyenangkan dan bermakna.
Melalui forum koordinasi ini, tumbuh kesadaran bersama bahwa membangun generasi unggul bukanlah pekerjaan instan, melainkan proses panjang yang harus dimulai sejak sekarang. Setiap orang tua, pendidik, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang ramah literasi, mendorong anak-anak untuk gemar belajar, berakhlak baik, memiliki daya saing, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Dengan mengikuti Rapat Koordinasi Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah ini, Bunda Literasi Kecamatan Jatisrono bersama Ketua TP PKK Desa/Kelurahan mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu, bergerak, dan berkolaborasi dalam menanamkan budaya literasi sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045. Melalui langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, diharapkan akan lahir generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap membangun masa depan bangsa yang lebih baik.
Sosialisasi Perlindungan Anak dan Lomba Mewarnai untuk PAUD Desa Watangsono
Pada tanggal 14 Desember 2025, TP PKK Desa Watangsono mengadakan sosialisasi bertema “Mencegah dan Melindungi Anak dari Perundungan” yang ditujukan kepada kader dan orang tua murid PAUD se-Desa Watangsono. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman orang tua dan pengasuh dalam membangun komunikasi yang hangat serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan penuh kasih sayang bagi anak-anak.
Ketua TP PKK Kecamatan Jatisrono membuka acara dengan mengajak orang tua untuk menjadi sahabat terbaik anak, menerima proses belajar mereka, serta memenuhi kebutuhan emosional sebagai fondasi perkembangan literasi sosial dan emosional anak.

Selain sosialisasi, digelar lomba mewarnai bagi anak-anak PAUD sebagai sarana mengembangkan kreativitas dan kemampuan ekspresi visual sejak dini. Kegiatan ini mendukung budaya literasi sejak usia dini dengan mendorong anak-anak mengenal warna dan bentuk, sekaligus membangun rasa percaya diri dalam berkomunikasi melalui karya seni. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperkuat perlindungan anak dari perundungan, tetapi juga menumbuhkan budaya belajar dan berkreasi yang sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Bunda Literasi kecamatan dapat mengirimkan kegiatan terbaru melalui formulir ini. Data akan direview oleh admin.
Untuk melihat kegiatan literasi oleh Bunda Literasi Kecamatan se – Kabupaten Wonogiri silahkan klik Tombol di bawah ini :
Untuk membaca pedoman kegiatan Literasi oleh Bunda Literasi di Kabupaten Wonogiri, silahkan baca “Buku Pedoman” di bawah ini :