Kegiatan Pokja Bunda Literasi Kabupaten Wonogiri

Bunda Literasi Kabupaten Wonogiri

Sambutan Bunda Literasi Kabupaten Wonogiri

Bunda Literasi Kabupaten adalah figur penggerak utama dalam menumbuhkan budaya baca dan literasi di seluruh wilayah Kabupaten Wonogiri.

Gerakan literasi adalah gerakan yang lahir dari kasih sayang — kasih sayang seorang ibu yang ingin melihat anak-anaknya cerdas, berkarakter, dan berdaya. Karena itu, setiap langkah kecil yang dilakukan oleh Bunda Literasi di kecamatan memiliki arti besar bagi kemajuan Wonogiri.

Melalui kolaborasi bersama Bunda Literasi Kecamatan, Pemerintah Kabupaten Wonogiri berkomitmen memperkuat ekosistem literasi melalui pembentukan pojok baca, kelas literasi digital, pendampingan perpustakaan desa, dan kampanye Gerakan Gemar Membaca, serta kegiatan kolaborasi dengan PKK.

Kami berkomitmen untuk mendukung gerakan Literasi sebagai bagian upaya bersama mendukung program Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah, untuk memajukan literasi dan budaya membaca pada masyarakat Jawa Tengah. Sekaligus mendukung program Presiden Republik Indonesia.SALAM LITERASI !

Halaman di bawah ini memuat profil dan rangkuman kegiatan Bunda Literasi dari 25 kecamatan se-Kabupaten Wonogiri.

Bunda Literasi Kecamatan

Pilih Bunda Literasi kecamatan untuk melihat profil dan data kegiatan literasi.

Ny. ANNISA S NUR DHANA SETIAWAN, A. Md. FT

Kecamatan Jatipurno
📄 Detail

Ny. Bunlit Giritontro

Kecamatan Giritontro
📄 Detail

Ny. Bunlit Giriwoyo

Kecamatan Giriwoyo
📄 Detail

Ny. Dona Syafitri Hery Indrastiyono, S.H., M.Kn

Kecamatan Baturetno
📄 Detail

Ny. Dwi Astuti Indrio R. M. Pd

Kecamatan Nguntoronadi
📄 Detail

Ny. Eny Sulastri Khamid Wijaya,S.E.

Kecamatan Purwantoro
📄 Detail

Ny. Esthi Wulandari Andika Krisnayana, A.Md

Kecamatan Ngadirojo
📄 Detail

Ny. Fredy Sasono

Kecamatan Selogiri
📄 Detail

Ny. INDARWATI TRI WIYATMOKO,S.Kep, Ns

Kecamatan Sidoharjo
📄 Detail

Ny. Istikhomah Agus Pramono, A.Md.Keb

Kecamatan Slogohimo
📄 Detail

Ny. Larti Khrisma Eko Sutiyono

Kecamatan Wonogiri
📄 Detail

Ny. Novita Sitaningsih Danang Sugiatmoko, Amd

Kecamatan Jatisrono
📄 Detail

Ny. PARTINI YAYAN PRIHASTANTO

Kecamatan Paranggupito
📄 Detail

Ny. SANDYTA HESTI MURTI SUYATNO,S.AP,MM

Kecamatan Tirtomoyo
📄 Detail

Ny. Sarah Warsito

Kecamatan Pracimantoro
📄 Detail

Ny. Sarwini Sularto, S. Pd. AUD

Kecamatan Kismantoro
📄 Detail

Ny. SRI HARYANI MIRAN

Kecamatan Jatiroto
📄 Detail

Ny. Sri Suharmi Girimarto

Kecamatan Girimarto
📄 Detail

Ny. Sugiyati Nurochmadi

Kecamatan Eromoko
📄 Detail

Ny. Suyati

Kecamatan Bulukerto
📄 Detail

Ny. Umi Toto Tri Mulyarto, S.E

Kecamatan Manyaran
📄 Detail

Ny. WAHYUNI WARNO

Kecamatan Puhpelem
📄 Detail

Ny. WENNY MAHYASDEWI SUMARDJONO, S.E

Kecamatan Wuryantoro
📄 Detail

Ny. Wisnu Pambukowati Lilik Hendratno, SE, MM

Kecamatan Karangtengah
📄 Detail

Ny. YULIASTUTI CATUR SUSILO PRONO

Kecamatan Batuwarno
📄 Detail

👩‍🏫Profil Bunda Literasi

Ny. Dwi Astuti Indrio R. M. Pd

Kecamatan: Kecamatan Nguntoronadi
⏱ Masa Jabatan: 2025 - Sekarang

Bunda Literasi Kecamatan Nguntoronadi adalah sosok penggerak literasi yang berkomitmen mendukung gerakan membaca, menulis, dan belajar sepanjang hayat di lingkungan kecamatan. Bersama sekolah, perpustakaan, pemerintah desa, dan komunitas, beliau mendorong terciptanya budaya literasi yang ramah anak, ramah keluarga, dan ramah masyarakat. Dengan semangat keteladanan, Bunda Literasi aktif mengajak warga untuk memanfaatkan perpustakaan, pojok baca, dan ruang-ruang belajar lainnya sebagai pusat kegiatan positif. Harapannya, masyarakat Nguntoronadi semakin cakap membaca, memahami informasi, dan memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hidup

📚Data Kegiatan Literasi

Rekap kegiatan literasi yang telah dilakukan di kecamatan ini.

  • Mennyimpulkan hasil bacaan dari Google tentang cara menanam cabe untuk menunjang kegiatan aku hatinya PKK

    📅2026-01-08 📍Pendopo kecamatan Nguntoronadi 👥15 peserta 🏷Lainnya ✍️Pengirim: Dwi Astuti

    Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Nguntoronadi ini bertujuan mendukung ketahanan pangan keluarga melalui program wajib tanam sayur, khususnya budidaya cabai rawit dan terong ungu. Warga belajar diberi kesempatan untuk mengakses informasi dan mengolah pengetahuan dari sumber digital seperti Google, kemudian menyusun langkah-langkah praktik menanam menggunakan media tanam ramah lingkungan berbahan galon bekas. Proses ini menguatkan kemampuan literasi pertanian, mulai dari pemilihan bibit sehat, pembuatan media tanam, hingga perawatan dan panen tanaman secara berkelanjutan.

    Dengan bimbingan Ny. Dwi Astuti Indrio R. M. Pd sebagai Bunda Literasi, peserta tidak hanya belajar teknik budidaya, tetapi juga mengasah keterampilan literasi digital dan menulis melalui penyusunan draft kegiatan. Pendekatan ini mendorong optimalisasi pemanfaatan pekarangan rumah dan pengelolaan sumber daya secara kreatif, sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya pengendalian hama secara alami dan perawatan tanaman yang tepat. Dokumentasi kegiatan secara sistematis menggunakan teknologi kamera juga menjadi bagian dari proses literasi digital yang mendukung pelaporan dan evaluasi program.

    TAHAPAN KEGIATAN & DOKUMENTASI :

    1.PENYIAPAN BIBIT

    • Menggunakan bibit hasil persemaian umur 25–30 hari setelah semai.
    • Bibit sehat dengan jumlah daun sekitar 4–5 helai daun sejati.
    • Dokumentasi: difoto menggunakan open camera/timestamp kamera.

    2. PEMBUATAN MEDIA TANAM

    • Media tanam menggunakan campuran tanah : kompos : sekam = 1 : 1 : 1.
      Media diaduk hingga merata dan gembur.
    • Dokumentasi: difoto menggunakan open camera/timestamp kamera.

    3.PENANAMAN

    • Menggunakan galon bekas air mineral yang telah dilubangi bagian bawahnya.
    • Menanam bibit cabai rawit dan terong ungu secara hati-hati agar akar tidak rusak.
    • Dokumentasi: difoto menggunakan open camera/timestamp kamera.

    4.PERAWATAN

    Perawatan tanaman dilakukan secara rutin, meliputi:

    1. Penyiraman : Dilakukan secara teratur, terutama pada awal pindah tanam agar tanaman tidak layu atau stres.
    2. Pemupukan Susulan : Menggunakan pupuk NPK dan pupuk organik secara berkala.
    3. Perempelan Cabai : Dilakukan dengan membuang tunas air atau cabang yang tumbuh tidak produktif, terutama pada bagian bawah tanaman, agar pertumbuhan optimal dan hasil buah lebih maksimal.
    4. Pengendalian Hama dan Penyakit : Dilakukan secara manual atau menggunakan pestisida nabati bila diperlukan.
    5. Perawatan Fisik Tanaman : Meliputi penyulaman (penggantian bibit yang mati) serta pemasangan ajir/bambu penyangga agar tanaman tidak roboh.

    5. PEMANENAN

    • Panen pertama dilakukan pada usia sekitar 75–80 Hari Setelah Tanam (HST).
    • Pemetikan selanjutnya dilakukan setiap 2–10 hari sekali sesuai tingkat kematangan buah
  • Penguatan Pemahaman Buku Hasil Rakernas PKK 2025 melalui Kegiatan Membaca Bersama

    📅2025-12-19 📍Pendopo kecamatan Nguntoronadi 👥15 peserta 🏷Kegiatan Membaca Bersama ✍️Pengirim: Dwi Astuti

    Pada tanggal 19 Desember 2025, para pengurus TP PKK Kecamatan Nguntoronadi melaksanakan kegiatan membaca bersama buku hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKK tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Nguntoronadi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman terhadap materi yang menjadi dasar pelaksanaan program kerja PKK di tingkat kecamatan.

    Melalui kegiatan ini, anggota PKK tidak hanya mengakses informasi penting secara langsung, tetapi juga menguatkan budaya membaca sebagai sumber utama pengetahuan dan perencanaan kegiatan. Pendekatan literasi dalam membaca buku hasil Rakernas ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan anggota dalam menggali informasi secara kritis dan menerapkannya dalam aktivitas organisasi demi keberhasilan program PKK di Kecamatan Nguntoronadi.

  • Penguatan Budaya Membaca untuk Pemberdayaan Ibu di Kecamatan Nguntoronadi

    📅2025-12-04 📍Pendopo kec .Nguntoronadi 👥60 peserta 🏷Sosialisasi / Penyuluhan ✍️Pengirim: Dwi Astuti

    Kegiatan sosialisasi yang diprakarsai oleh Ny. Dwi Astuti Indrio R. M. Pd ini bertujuan untuk mengajak para ibu di Kecamatan Nguntoronadi agar lebih gemar dan terbiasa membaca sebagai upaya mengembangkan diri. Melalui pertemuan yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Nguntoronadi pada tanggal 4 Desember 2025, peserta diberikan pemahaman mengenai manfaat membaca dalam meningkatkan wawasan serta keterampilan sehari-hari.

    Dengan menumbuhkan minat baca, kegiatan ini turut memperkuat budaya literasi di lingkungan masyarakat, khususnya bagi ibu-ibu sebagai agen perubahan keluarga. Melalui kegiatan ini, diharapkan para ibu dapat mengakses informasi yang bermanfaat secara lebih luas sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup dan mendukung perkembangan keluarga yang cerdas dan berdaya saing.

📝Form Input Kegiatan

Bunda Literasi kecamatan dapat mengirimkan kegiatan terbaru melalui formulir ini. Data akan direview oleh admin.










Format gambar (JPG/PNG), ukuran maksimal mengikuti pengaturan server.



Untuk melihat kegiatan literasi oleh Bunda Literasi Kecamatan se – Kabupaten Wonogiri silahkan klik Tombol di bawah ini :


Untuk membaca pedoman kegiatan Literasi oleh Bunda Literasi di Kabupaten Wonogiri, silahkan baca “Buku Pedoman” di bawah ini :