Wonogiri – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Wonogiri turut berpartisipasi dalam rapat koordinasi persiapan penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang berlangsung di Ruang Mandiri, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Wonogiri, pada Kamis, 13 Maret 2025.
Dalam rapat ini, Disarpus diwakili oleh Ibu Wartiningsih (Pustakawan Ahli Muda), yang hadir bersama perwakilan dari berbagai instansi terkait untuk membahas teknis pelaksanaan acara penutupan TMMD. Kegiatan TMMD sendiri merupakan program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan di pedesaan, baik dalam aspek infrastruktur, sosial, maupun kesejahteraan masyarakat.
Salah satu bentuk kontribusi Disarpus dalam kegiatan ini adalah dengan menghadirkan Mobil Perpustakaan Keliling (MPK) pada acara penutupan TMMD di Kecamatan Eromoko. Kehadiran layanan Pojok Baca Digital (Pocadi) dan koleksi buku bacaan melalui MPK bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya di desa sasaran TMMD. Disarpus juga akan menyediakan layanan edukasi literasi kepada anak-anak dan masyarakat umum yang hadir dalam acara tersebut.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri menyampaikan bahwa keterlibatan Disarpus dalam kegiatan TMMD merupakan bentuk sinergi nyata antara pemerintah daerah dan TNI dalam membangun sumber daya manusia. Selain pembangunan fisik, penting juga untuk membangun budaya literasi di desa, sehingga masyarakat dapat memperoleh akses yang lebih luas terhadap informasi dan pengetahuan.
“Dengan menghadirkan layanan perpustakaan keliling di acara penutupan TMMD, kami berharap masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar di Kecamatan Eromoko, semakin terdorong untuk membaca dan meningkatkan wawasan mereka. Literasi yang baik akan menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujar Ibu Wartiningsih.
Acara penutupan TMMD di Kecamatan Eromoko diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara berbagai pihak dalam pembangunan daerah, baik dari segi infrastruktur maupun pengembangan sumber daya manusia.