Detail Kegiatan Bunda

Bunda Literasi dalam Sebuah Perenungan – Membentuk Cara Saya Berpikir dan Melihat Dunia

📅2026-05-05 📍Kecamatan Karangtengah 🏷️Lainnya 👥10 peserta
Ny. Wisnu Pambukowati Lilik Hendratno, SE, MM — Kecamatan Kecamatan Karangtengah

Sabtu (05/05/2026) – Harus disadari bahwa hari ini kita hidup di tengah gempuran konten informasi dengan judul bombastis, potongan opini, hingga video singkat yang serba cepat dan berisik. Semua serba instan, serba ringkas, dan lewat begitu saja. Ironisnya semakin banyak konten yang kita konsumsi justru tidak banyak esensi detail informasi yang mampu kita tangkap dan pahami dengan baik.

Semua hal di atas tidak lepas dari cara kita menikmati variasi konten yang hadir di gadget dan media sosial kita, kita sering menelan mentah-mentah informasi tanpa filter yang ketat untuk mencerna validitas dan aktualitasnya. Ada beberapa pandangan yang menguraikan bahwa semua itu terjadi karena rendahnya minat baca dan kesadaran membaca dengan kesadaran penuh.

Sampai pada titik ini, harus kita sadari bersama bahwa literasi bukan lagi sekedar hobi semata namun juga sebuah kebutuhan. Kita harus belajar untuk tidak tergesa setuju dan memvalidasi informasi secara sepihak. Di era yang serba skeptis dan pragmatis, justru sikap kritis, analitis dan cermat dalam mencerna serbuan informasi sangat diperlukan untuk memproteksi diri dari kesesatan berpikir.

Di sela rutinitas yang membuat jenuh, membaca dan menyusun serpihan informasi secara mindfulness, entah itu melalui media apapun, akan memberi ruang yang justru terasa sangat hidup. Cara kita melihat realitas dunia juga menjadi lebih terbuka dan realistis. Melalui halaman-halaman yang sederhana kita bisa masuk ke dalam jalan kehidupan dan pemikiran orang lain, memahami sudut pandang yang berbeda, bahkan mungkin emosi yang belum pernah dialami.

Mari membuka kesadaran mendalam tentang arti pentingnya membangun budaya dan ekosistem literasi secara utuh, lengkap dan mendalam. Dengan gaya literasi yang komprehensif kita tidak akan mudah disesatkan oleh hoax, misinformasi, disinformasi dan provokasi. Literasi yang sehat dan dengan kesadaran penuh akan membimbing kita melihat dunia dengan kacamata logika dan nurani yang sehat, melihat dunia secara jernih dan faktual. Salam Literasi!