Detail Kegiatan Bunda

Meningkatkan Kualitas Interaksi Anak dan Orang Tua melalui Literasi Emosional

📅2025-07-31 📍PENDOPO KECAMTAN BULUKERTO 🏷️Sosialisasi / Penyuluhan 👥90 peserta
Ny. Suyati — Kecamatan Kecamatan Bulukerto

Kegiatan Sosialisasi Jam Intan ( Jam Interaksi Positif Anak) di Kecamatan Bulukerto merupakan upaya strategis dalam membangun kedekatan emosional antara orang tua dan anak melalui interaksi positif tanpa penggunaan gawai. Program unggulan Pokja I TP PKK ini menekankan pentingnya waktu khusus setiap hari untuk menguatkan komunikasi dan pengasuhan yang sehat, sebagai bagian dari pengembangan literasi emosional dalam keluarga. Dengan demikian, orang tua didorong untuk aktif mendengarkan, berdialog, dan berbagi pengalaman bersama anak, yang menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter dan pola asuh positif. Ini merupakan waktu harian khusus, biasanya 1-2 jam tanpa gawai, yang diisi dengan kasih sayang dan interaksi positif, seperti mengobrol atau bermain bersama, untuk memperkuat kharakter anak.

  • Tujuan Utama: Meningkatkan kualitas hubungan orang tua dan anak, mencegah anak dari pengaruh negatif, dan membangun pola asuh positif.
  • Aktivitas: Orang tua meluangkan waktu khusus untuk berinteraksi penuh perhatian (tanpa gangguan HP/pekerjaan) untuk mengobrol, mendengarkan cerita, mendampingi belajar, atau bermain.
  • Fokus Pokja I: Program ini digalakkan oleh Pokja I PKK (bidang Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) sebagai bagian dari pengasuhan anak yang sehat.

Sosialisasi Jam Intan gencar ditindak lanjuti disosialisasikan oleh TP PKK Desa/Kelurahan Se-Kecamatan Bulukerto, seperti Kelurahan Bulukerto, Desa Krandegan, Desa Ngaglik, Desa Domas dan Desa-desa lainnya di Kecamatan Bulukerto untuk mendukung ketahanan keluarga. Melalui sosialisasi yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Bulukerto dan didukung oleh TP PKK Desa/Kelurahan se-Kecamatan Bulukerto, program ini memperkuat ketahanan keluarga dengan meningkatkan kemampuan warga belajar dalam mengelola interaksi keluarga secara sehat dan bermakna. Pendekatan literasi emosional ini sekaligus menjadi landasan dalam mencegah pengaruh negatif serta memperkuat budaya komunikasi yang efektif di lingkungan rumah tangga. Kegiatan ini dipandu oleh Bunda Literasi, Dra. Djuwarijah, M.Si, yang memberikan wawasan serta motivasi dalam mengimplementasikan Jam Intan sebagai bagian dari pengasuhan anak yang berkualitas.