Detail Kegiatan Bunda

Kolaborasi Partisipatif Bunda Literasi Karangtengah bersama Kader Posyandu Remaja (Posrem) “GEMPITA” Desa Karangtengah dalam Program Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOSS) TBC

📅2026-02-21 📍Desa Karangtengah 🏷️Sosialisasi / Penyuluhan 👥50 peserta
Ny. Wisnu Pambukowati Lilik Hendratno, SE, MM — Kecamatan Kecamatan Karangtengah

Sabtu (21/02/2026) – Bunda Literasi Kecamatan Karangtengah Ny. Wisnu Pambukowati Lilik Hendratno, S.E., M.M. menjadi Narasumber dalam Sosialisasi Program Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOSS) TBC di Desa Karangtengah. Sosialisasi TOSS TBC dihadiri oleh 50 (lima puluh) Remaja Desa yang tergabung dalam wadah Posyandu Remaja (Posrem) “GEMPITA” Desa Karangtengah. Kegiatan sosialisasi diawali dengan doa, sambutan-sambutan, isian materi dan berlanjut ke pemeriksaan semua peserta yang hadir oleh kader dibantu petugas kesehatan dari Puskesmas Karangtengah.

Kolaborasi Partisipatif Bunda Literasi bersama Puskesmas dan Kader Posyandu Remaja diharapkan mampu memberi motivasi, edukasi sekaligus sinergi aktif dalam mendukung program prioritas nasional pemerintah, khususnya di Bidang Kesehatan. Hal tersebut diimplementasikan melalui aksi nyata dengan memberdayakan Kader Posyandu Remaja agar terlibat secara langsung dalam membantu Petugas Kesehatan. TOSS TBC adalah gerakan nasional di Indonesia untuk mengendalikan Tuberkulosis. Bertujuan mendeteksi dini pasien TBC, memberikan pengobatan standar secara teratur dan mendampingi pasien hingga sembuh total (minimal 6 bulan) untuk mencegah penularan serta resistensi obat.


Adapun Detail Program TOSS TBC sebagai berikut :

  1. Temukan: Mencari pasien TBC secara proaktif melalui deteksi dini, pemeriksaan gejala (batuk berdahak, demam, berat badan turun) dan pemeriksaan dahak di Puskesmas atau rumah sakit.
  2. Obati: Memberikan obat anti-tuberkulosis (OAT) yang tepat sesuai standar, biasanya kombinasi obat seperti Rifampisin dan Isoniazid, selama setidaknya 6 bulan.
  3. Sembuhkan: Memastikan pasien minum obat secara rutin dan tuntas (sukses) didampingi Pengawas Menelan Obat (PMO) untuk menghindari Multi-drug Resistant (MDR) TBC atau kebal obat.

Gerakan ini bertujuan mengurangi angka penularan TBC dan mewujudkan Indonesia Bebas TBC tak terkecuali di wilayah yang rentan terhadap penularan penyakit tersebut. Peserta Sosialisasi TOSS TBC menyambut baik peran Bunda Literasi yang terjun langsung serta memonitor aktivitas TOSS TBC di Desa Karangtengah. Mereka berharap agar kegiatan positif ini dapat terus dilanjutkan, selain sebagai wahana berbagi informasi juga menjadi ajang silaturahmi antar anggota Posyandu Remaja.