Penguatan Literasi Budaya melalui Kelas Tari Anak di Kecamatan Giritontro
Bunda Literasi Kecamatan Giritontro melaksanakan kegiatan pendampingan kelas tari yang diselenggarakan secara rutin setiap hari Jumat di Pendopo Kecamatan Giritontro. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak dari berbagai desa sebagai wadah penyaluran minat dan bakat di bidang seni tari.
Kelas tari ini menjadi salah satu upaya nyata dalam menciptakan ruang aktivitas yang positif bagi anak-anak, sehingga mereka tidak hanya menghabiskan waktu dengan bermain telepon genggam, tetapi juga terlibat dalam kegiatan yang lebih bermanfaat dan membangun. Melalui latihan tari, anak-anak belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, kepercayaan diri, serta menghargai budaya dan seni daerah.

Pendampingan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada kemampuan gerak, tetapi juga pada pembentukan karakter. Anak-anak diajak untuk berlatih secara konsisten, saling mendukung, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap proses belajar yang dijalani. Suasana latihan yang hangat dan menyenangkan menjadikan pendopo sebagai ruang belajar alternatif yang inspiratif.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan literasi budaya, di mana seni tari dipandang sebagai media pembelajaran yang memperkaya wawasan, membentuk ekspresi diri, serta menanamkan nilai-nilai positif sejak dini. Dengan adanya kelas tari rutin ini, diharapkan anak-anak Kecamatan Giritontro tumbuh menjadi generasi yang aktif, kreatif, berkarakter, dan mampu memanfaatkan waktu secara produktif.
Melalui langkah sederhana namun konsisten ini, Bunda Literasi Kecamatan Giritontro terus berkomitmen menghadirkan kegiatan edukatif yang mendukung tumbuh kembang anak secara holistik, sekaligus memperkuat budaya literasi dalam arti yang lebih luas di tengah masyarakat.




