Wonogiri – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri melaksanakan Pengawasan Kearsipan Eksternal Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Pada tahun 2025 ini, Kegiatan Pengawas Kearsipan Eksternal berfokus pada implementasi SRIKANDI. Sejalan dengan era digital yang terus berkembang, pengelolaan arsip tidak lagi terbatas pada bentuk fisik semata. Arsip sebagai bukti akuntabilitas dan memori kolektif bangsa perlu dikelola secara modern dan adaptif terhadap kemajuan teknologi. Menyikapi hal tersebut, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Pengawasan Kearsipan Eksternal Tahun 2025 di berbagai wilayah Kabupaten/Kota, termasuk di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri.
Kegiatan pengawasan ini bertujuan untuk:
•Menilai kepatuhan pengelolaan arsip terhadap peraturan perundang-undangan, khususnya dalam konteks transformasi digital.
•Mendorong penerapan sistem kearsipan berbasis elektronik sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan berbasis digital.
•Memberikan pembinaan teknis dan rekomendasi strategis terkait implementasi digitalisasi arsip di setiap perangkat daerah.
•Mengidentifikasi hambatan dan kebutuhan sumber daya dalam proses transisi dari arsip konvensional menuju digital.
Pemerintah Kabupaten Wonogiri mendukung penuh komitmen nasional dalam hal akselerasi pengelolaan arsip digital. Namun, tantangan masih ditemui dalam hal infrastruktur teknologi, keterbatasan SDM arsip yang menguasai sistem digital, serta kebutuhan pelatihan lanjutan.
Melalui kegiatan pengawasan ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Wonogiri dapat lebih siap menghadapi tuntutan digitalisasi kearsipan yang menjadi bagian penting dari reformasi birokrasi. Digitalisasi tidak hanya mempercepat akses informasi, tetapi juga memperkuat integritas dan efisiensi pengelolaan dokumen negara. Pengawasan kearsipan eksternal bukan sekadar proses evaluasi, melainkan juga momentum untuk mentransformasi pola pikir dan cara kerja birokrasi menuju layanan yang cepat, transparan, dan berbasis data.